Jakarta, 9 Septmber 2016

Turnamen golf serentak dimainkan di 11 lapangan sekaligus berakhir semalam di Pendopo Kabupaten Bogor. Acara yang diselenggarakan oleh Pemkot dan Pemkab Bogor berlangsung selama 2 hari berturut turut. Turnamen yang menjadi bagian dari Promosi Wisata ini juga dicatatkan ke dalam rekor MURI dengan jumlah peserta terbanyak hampir 1500 golfer bermain di 11 lapangan.

Penutupan acara yang diselenggaraakan sekaligus dijadikan Malam Budaya berlangsung sangat meriah. Hiburaan kesenian khas sunda dan kuliner asli Bogor menjadi sajian yang menarik. Para peserta dan undangan yang hadirpun dilengkapi dengan ikat kepala khas Sunda “ TOTOPONG”.

Suksesnya acara turnamen ini tidak lepas juga adanya dukungan dari berbagai pihak yang turut berperan menjadi sponsor.

“ RICUH BEBERAPA MENIT, TIDAK PUAS ATAS CARA PENGUNDIAN DOORPRIZE “

Namun sayang acara yang awalnya berlangsung meriah dan tertib ternyata diciderai oleh ulah sebagian peserta yang tidak puas saat panitya melakukan pengundian doorprize.

Menurut pantauan cepamagz yang kebetulan hadir. Ricuh terjadi saat akhir pengundian doorprize 10 Unit Motor, akibat protes peserta yang menduga cara pengundian tidak fair. Angka angka dalam toples undian diduga tidak berisi semua angka, sehingga angka yang muncul hanya beberapa angka saja.

“ BOGOR WONDERFUL GOLF BERTABUR DOORPRIZE MOTOR, SEBANYAK 20 UNIT MOTOR DIJADIKAN HADIAH UNDIAN UNTUK PESERTA “

Zainal Syafruddin selaku Ketua Umum Panitya yang juga Kepala Bidang Promosi Pariwisata Pemkab Bogor bertindak sangat cepat dan bijaksana. Keputusan untuk menenangkan situasi yang ricuh hampir 20 menit sehingga terkendali patut diacungi jempol.

“ 10 Unit motor yang dijadikan doorprize ditiap lapangan tetap disyahkan dan tidak dianulir, alasannya bahwa panitya tidak ada niatan untuk berbuat curang. Toh dalam setiap undian panityapun meminta KTP pemenang untuk di cek.” ucap Zainal di atas panggung.

Namun untuk mencegah situasi yang lebih buruk. Panitya justru menambah jumlah motor yang dijadikan doorprize yaitu sebanyak 10 Unit. Diundi dengan cara mengumpulkan kupon per lapangan ke dalam toples dan dipilih oleh salah satu orang yang ditunjuk panitya agar lebih fair.

Dengan demikian total doorprize motor sebanyak 20 Unit motor ditambah 1 unit Toyota Sienta.

Sebenarnya sangat disayangkan adanya perilaku golfer yang memprotes secara berlebihan, alangkah baik dan bijaknya kalo protes dilakukan secara baik baik tanpa harus teriak teriak didepan panggung acara. Mengingat didepan panggung banyak tamu tamu undangan dari berbagai kalangan. Secara tidak langsung justru akan mencoreng golfer sebagai orang intelek yang selama ini mendapat stempel kalangan berduit. Apalagi dengan mempersoalkan doorprize motor yang nilainya mungkin bisa terjangkau oleh seorang golfer.

Tentunya pula sangat disesalkan karena mencederai juga prinsip bermain Honesty, Integrity dan Courtesy. Terlebih adanya peserta turnamen dari luar negeri, Myanmar, Brunei dan Malaysia serta Singapore.

Zainal Syafruddin yang sempat dikonfirmasi cepamagz,” Atas nama pribadi dan panitya mohon maaf yang sebesar besarnya atas kejadian semalam yang membuat tidak nyaman undangan dan peserta turnamen.”

Acara turnamen 11 lapangan serentak secara umum berlangsung lancar, walaupun masih banyak kekurangan ini tentunya akan dijadikan bahan koreksi dan perbaikan pada pelaksanaan Bogor Wonderful Golf yang dicanangkan akan berlangsung setiap tahun sekali.

Bogor Wonderful Golf yang merupakan terobosan baru dan memajukan Industri Pariwisata tentunya patut diapreasi. Dukungan dan kerjasama banyak pihak sangat diharapkan dan kesepahaman para pemangku serta stake holder industri golf.

Event berani yang diprakarsai oleh Badan Promosi dan Pariwisata Pemerintah Bogor ini selayaknya pantas ditiru oleh Dinas dinas lain di lingkungan Pemerintahan Daerah. (cepamagz.intop)

Pastikan Anda Sudah Mengunduh Aplikasi cepamagz.com yang sudah tersedia di IOS dan Android

cepamagzcepamagz