Gubsu Dukung Turnamen Golf di Sumut

Lapangan Golf Skala Internasional Segera Dibangun

0
258

MEDAN-Kejuaran open golf Turnamen Piala Gubernur Sumatera Utara tahun 2017 yang dilaksanakan Pemprov Sumatera Utara (Sumut) dengan Persatuan Golf Indonesia (PGI) Wilayah Sumut pada Jumat (14/04) di Royal Sumatera Go Course & Contry Club Medan lalu meninggalkan kesan yang mendalam bagi berbagai elemen masyarakat. Bukan hanya bagi Joni Sitepu, sang juara turnamen, pun karena sudah hampir lebih 18 tahun belum ada turnamen golf Piala Gubsu di Sumatera Utara. Hal ini disampaikan Gubsu Tengku Erri Nuradi, di dampingi Kadis Pariwisata Sumut, Elisa Marbun dalam acara Penutupan turnamen golf itu.

Gubsu juga berharap kedepannya PGI Wilayah Sumut dapat bekerjasama dengan berbagai pihak untuk melaksanakan berbagai turnamen khususnya turnamen golf di Sumatera Utara.

“Saya berharap kedepannya turnamen-turnamen golf bisa mendatangkan wisatawan mancanegara dalam rangka mendorong pengembangan pariwisata di Sumut,” katanya.
Diungkapkan Gubsu, Sumut memiliki banyak potensi yang sangat besar dalam berbagai hal, termasuk pariwisata. Apalagi lanjut Gubsu saat ini pemerintah pusat sedang mendorong untuk pembangunan kawasan wisata Danau Toba bertaraf internasional.
“Pemprovsu akan terus mendorong peningkatan turnamen Golf di Sumut guna mendongkrak pengembangan pariwisata, khususnya di Sumatera Utara. Bahkan ke depannya kita akan membangun lebih banyak lapangan golf bersakla internasional yang lebih banyak lagi. Terpenting masyarakat dan semua pihak mampu bergerak bersama-sama membangun pariwisata,” paparnya.
Ditambahkan Kadis Pariwisata Sumut, Elisa Marbun, Kota Medan boleh dikatakan kota dalam ibu kota provinsi yang sudah termasuk sangat maju. Oleh sebab itu dinas pariwisata memperkenalkan medan sebagai kota yang maju melalui turnamen golf sampai ke manca negara.

“Salah satu ciri kota yang maju adalah kota yang memiliki lapangan golf, dan kita adalah kota yang maju. Kedepannya, Sumut menjadi destinasi wisata mancanegara,” tegasnya.
Terkait turnamen itu Ketua PGI Wilayah Sumut, Ichsan Batubara mengungkapkan kejuaraan ini diikuti sekitar 200 peserta dalam tee off pagi dan siang, di antaranya cukup banyak peserta yang berasal dari Aceh. Secara pribadi dia sangat antusias untuk mengolahragakan golf ke masyarakat, dan memasyarakatkan golf.
“Tahun ini PGI Sumut telah mencetak cukup banyak pemain-pemain junior dan pemula dari sejak dini. Bahkan demi kemajuan olahraga golf ini saat ini PGI Sumut sedang menggalakkan olahraga golf melalui driving range di Lanud Medan,” katanya.
Menariknya dalam mendukung kemajuan olahraga golf, PGI Sumut saat ini sedang menjalankan program pengenalan dan pembinaan olahraga golf kepada bibit-bibit baru di sekolah swasta dan negeri di Sumut.

Terkait turnamen itu, PGI Wilayah Sumjut juga menghadirkan salah satu steward asal PGI Tanggerang, Ricky Wenas. Menurutnya dia sangat kagum dengan pemain golf asal Sumut, karena berhasil mencapai hasil score sebesar 70.

“Artinya angka itu hanya minus dua (-2). Ini luar biasa apalagi dalam kondisi hujan di siang hari. Namun memang lapangan Royal Sumatera ini boleh dikatakan lapangan yang cukup baik dalam pengaturan saluran airnya. Sehingga tidak banyak wilayah yang becek atau tergenang air. Sangat bagus lapangannya,” bilangnya.
Hal itu pun diaminkan General Manager lapang golf, Mr. Robert, yang menagumi kinerja panitia yang cekatan sehingga tee off pada pukul 07.30 WIB on time dan finish juga on schedule. Ini berkat kerjasama para pemain yang disiplin, sahutnya.

Tak dipungkiri pihak ketiga sponsor turnamen golf ini, A. Latief ,dan meskipun sempat terjadi hujan pada siang hari. Namun berkat ketangguhan pemain asal Sumut, Joni Sitepu, akhirnya mampu memenangkan turnamen ini. Semua pemain bisa menikmati turnamen ini dengan baik. Pihaknya pun sangat bersyukur, PGI Sumut selaku organisasi di bawah KONI , turnamen golf ini memiliki visi yang jelas, khususnya pada programnya mengenalkan golf kepada bibit-bibit baru, dengan merangkul sekolah-sekolah swasta dan negeri untuk pembinaan dan pengenalan olahraga golf.

“Cita-cita ini tentu sangat ideal, mengingat perkembangan ekonomi Sumut saat ini begitu menunjang Kota Medan sebagai ibukota dari Provinsi Sumut,” ungkapnya.
Secara terpisah, Ketua KONI Sumut, John Lubis, juga menyampaikan dukungannya terhadap perhelatan turnamen golf itu. Menurutnya justru dari turname-turnamen berkualitas akan menghasikkan atlit-atlit yang berprestasi. Setidaknya kegiatan turnamen golf ini akan memberikan kesempatan kepada atlit di Sumut untuk menunjukkan skillnya. Apalagi ini merupakan salah satu kegiatan yang positif menuju Pekan Olahraga Nasional (PON) pada 2020 mendatang di Papua.

“KONI Sumut akan mendukung apa saja kegiatan olahraga yang positif. Semakin banyak frekuensi turnamen maka upaya kita untuk mengembangkan pariwisata Sumut pun kian mencapai target. Salah satunya adalah melalui wisata olahraga,” ungkapnya.
John Sitepu, yang memenangkan kejuaraan turnamen golf ini pun sangat bersemangat dan mengharapkan kegiatan turnamen golf seperti ini bisa dilakukan setiap tahunnya. Tentu atas dukungan Dinas Pariwisata Sumut dan Gubernur Sumut.

“Persis janji Gubsu dalam acara penutupan turnamen golf, ke depanya akan dibangun lapangan golf bertaraf internasional di Danau Toba, dan ini nantinya akan mendukung Malindo Golf (Malaysia Indonesia Golf),” harapnya.

Selain John Sitepu, warga Kota Tebing Tinggi yang berhasil mendapatkan hadiah lucky draw turnamen ini adalah H. Nursyam Shula. Dia berhasil membawa satu unit mobil.

 

LEAVE A REPLY