Jack Nicklaus telah merancang dan membangun lapangan golf di seluruh dunia selama empat dekade terakhir, dan sebagian besar karyanya dibuatnya di luar daratan Amerika selama 10 tahun terakhir. Tapi proyek terbarunya di Turkmenistan adalah salah satu proyek yang cukup menarik untuk masyarakat disana.

Beberapa orang disana belum terlalu familiar dengan olahraga yang satu ini.

Presiden dari Turkmenistan, Gurbanguly Berdymukhamedov, mengumumkan pada bulan Oktober lalu bahwa dia ingin membangun lapangan golf menjelang Asian Games 2018. Jack Niklaus mengatakan Ashgabat Golf Club harus selesai pada bulan April namun tidak bisa digunakan hingga bulan Juli. Namun lapangan lebih direncanakan untuk arena liburan dengan menikmati pemandangan dari Laut Kaspia.

Turkmenistan sendiri berada di utara Iran, dan berbatasan langsung dengan Laut Kaspia di sisi barat dan Afganistan di sisi timur.

“Saya tidak benar-benar tahu mengapa presiden ingin golf,” kata Nicklaus selama akhir pekan. “Dia memiliki sekitar 2.500 ekspatriat yang tinggal di Ashgabat yang ingin golf, dan ia tahu bahwa golf adalah olahraga Olimpiade dan dia punya Asian Games tahun depan. Dia ingin lapangan golf dibangun sebelum itu.”

Presiden Turmeknistan Gurbanguly Berdymukhamedov.
Presiden Turmeknistan Gurbanguly Berdymukhamedov.

Golf bukanlah olahraga pertama yang membuat Berdymukhamedov tertarik. Dia juga memiliki tiga fasilitas hoki es yang di bangun di negara yang sebagaian besar ditutupi oleh gurun Karakum yang bisa mencapai titik tertinggi 120 derajat di musim panas.

“Setiap kali dia ingin membangun sesuatu di Turkmenistan, itu bukan hanya ibukota. Dia berkata,` Saya ingin semua provinsi saya untuk mendapatkan keuntungan. ” Dia membangun olahraga berkuda, ia membangun olahraga hoki. Dan dia melakukan hal yang sama dengan golf, “kata Nicklaus. “Dia ingin membawanya ke seluruh rakyatnya.”

Dia mengatakan Presiden menginginkan lapangan golf dan “belajar golf.” Nicklaus sudah telah membuat lima perjalanan ke Turkmenistan, dan dia mengatakan proyek ini akan mencakup lapangan golf di Awaza, zona wisata di sepanjang Laut Kaspia.

Nicklaus mengatakan Awaza memiliki 33 hotel bintang lima ditempati hanya oleh Turkmen dari Juni hingga September, meskipun cuaca cukup menyenangkan untuk pergi dari April hingga awal November. Dia mengatakan Turkmenistan dikeluarkan kurang dari 1.000 visa turis tahun lalu, namun rencana tersebut adalah untuk membuat Awaza menjadi sebuah tujuan wisata.

“Dan sekarang kita akan menempatkan golf di pinggir pantai,” kata Nicklaus.

(khs)

LEAVE A REPLY