Rory McIlroy. (Source USA Today)

Pegolf terbaik Eropa Rory McIlroy mengungkapkan jika kemenangan Amerika Serikat di Ryder Cup 2016 akan sangat berdampak positif terhadap perkembangan golf.

Amerika Serikat sendiri akhirnya berhasil menyudahi puasa gelar selama 8 tahun setelah berhasil meraih Ryder Cup 2016 pada hari minggu kemarin.

Tim yang dipimpin oleh Davis Love III ini berhasil membuat tim Eropa pulang dengan tangan hampa setelah berhasil unggul dengan skor 17 – 11 saat bertarung Hazeltine National Golf Club.

“Hal ini jelas sangat mengecewakan,” kata McIlroy, yang di peratndingan terakhir harus mengakui keunggulan dari pegolf tuan rumah Patrick Reed. “Tapi saya pikir ini (kemenangan tim Ryder Cup Amerika) sangat bagus untuk perkembangan golf, dan ini akan membuat pertarungan di Prancis (venue Ryder Cup 2018) menjadi lebih seru dan menarik lagi.”

“Jujur ini sangat menyakitkan bagi kami, tentunya saat ini kami ingin berada di posisi dimana tim Amerika sedang merayakan gelar mereka. Tapi mereka memang pantas untuk meraihnya, dan ini juga membuat kami untuk intropeksi dan mencoba memberika yang terbaik agar kami dapat merebutnya kembali saat di Prancis nanti.”

“Sebuah hal yang mengecewakan tentunya bagi tim dan bagi saya pribadi, kami semua berjalan tertunduk saat pertandingan selesai di hari minggu. Dan saya mungkin terus menyalahkan diri sendiri karena gagal memberikan penampilan terbaik di Hazeltine, namun saya selalu berharap bahwa kekalahan ini akan menjadi pelajaran tim dan tentunya bagi saya, dan ini akan sangat bagus untuk kembali membangun mental juara kami.”

Amerika Serikat sendiri memang menjadi favorit di Hazeltine, karena tim Eropa hanya menerjunkan enam pegolf rookie untuk mewakili mereka di Ryder Cup tahun ini.

Pegolf berusia 33 tahun Ryan Moore akhirnya berhasil mengunci kemenangan Amerika setelah berhasil unggul dari Lee Westwood di hari minggu. Dengan keberhasilan Moore mengungguli Westwood, Moore berhasil memberikan gelar Ryder Cup pertama bagi sang kapten Davis Love III.

Ryder Cup tahun ini merupakan kesempatan kedua Davis Love III sebagai kapten tim, setelah sebelumnya pada 2012 lalu Love harus menelan pil pahit saat menyaksikan tim Eropa berpesta di Medinah Country Club, Illinois, Amerika.

(khs)