images : jakartakita.com

Seri Keempat Indonesian Golf Tour (IGT) akan berlangsung di Lotuslakes Golf Club, Karawang, pada 25-27 April 2017. Sirkuit golf nasional kali ini akan menyediakan hadiah total Rp200 juta, dan akan diikuti para pegolf terbaik nasional.

Juara bertahan Danny Masrin dan juara Grand Final IGT 2016 telah memastikan diri untuk absen dalam pertarungan kali ini. Namun, persaingan menuju gelar juara IGT IV akan tetap sengit dengan kehadiran beberapa nama yang mengukir hasil bagus di Lotuslakes dan beberapa nama yang sedang berada dalam performa bagus di musim ini.

Dua pemenang IGT di Lotuslakes dalam tiga tahun terakhir ini telah memastikan kehadiran mereka di Orchid dan Jasmine Course tahun ini. Mereka adalah George Gandranata (2014) dan Junaidi Ibrahim (2015). Mengingat keduanya pernah menjuarai IGT di lapangan ini, George dan Junaidi menempati unggulan utama sebagai calon juara IGT IV tahun ini.

Namun, dibandingkan Junaidi, George memang lebih “paham” dengan Lotuslakes karena dua kali mengukir hasil bagus di 2014 dan 2015. Setelah menjadi juara pada 2014, George menempati posisi kedua, kalah satu pukulan dari sang juara Junaidi. Setelah absen di IGT Lotuslakes musim lalu, peraih Order of Merit 2014 ini kembali akan bertarung di lapangan yang didesain oleh Naoyuki Saito itu.

George yang baru saja bermain di PGM UMW Championship, salah satu turnamen Asian Development Tour (ADT), pada 15 April lalu di Malaysia telah mempersiapkan diri untuk bisa tampil di IGT IV. “Saya sudah mempersiapkan diri beberapa minggu ini. Untuk menghadapi LotusLakes, permainan Iron harus tajam, ball flight nya harus tinggi, dan short game juga harus bagus karena pasti ada missed green. Yang pasti, Lotuslakes bukan lapangan yang mudah dan kita harus cermat bermain di lapangan tersebut,” kata George.

Pulang ke Indonesia dengan hasil T30 di turnamen ADT tersebut, George mendapatkan pelajaran positif dari petualangannya selama tiga hari di Malaysia. “Saya jadi tahu bagian mana yang harus diperbaiki. Putting saya kurang tajam . Ini yang mesti dilatih lagi,” jelas George.

Selain George dan Junaidi, nama Benita Y. Kasiadi pun layak diperhitungkan dengan hasil runner up pada IGT Lotuslakes musim lalu. Ditambah dengan hasil runner up di Tugu Pratama Indonesia Invitational (Seri III) di BSD Golf Maret lalu, Benita tentunya ingin melanjutkan tren positif. Namun, persiapan Benita untuk IGT IV kali ini sedikit terganggu setelah sempat jatuh sakit sehingga sempat beberapa hari di RS.

“Karena itu, saya belum punya persiapan khusus. Saya hanya menjaga kondisi badan saja supaya fit pada saat hari H nanti. Banyak hal yang harus dilatih, khususnya short game yang harus dipertajam karena green di Jasmine agak susah,” kata Benita. Meski tidak berharap akan meraih hasil bagus di Lotuslakes, Benita tetap berupaya untuk mempertunjukkan permainan terbaiknya.

Beberapa nama lain yang juga bakal meramaikan peta persaingan untuk takhta juara IGT IV ini adalah juara Permata Indonesian Golf Tour (Seri II) Indra Hermawan, Kurnia Herisiandy, dan Rinaldi Adiyandono. Usai menjuarai Seri II, Indra masih menjaga performanya di Tugu Pratama Indonesia Invitational dengan menempati T4, bersama George, Kurnia, dan Rinaldi. Sementara itu, Adrian Halimi dan Ian Andrew bakal menjadi kuda hitam dalam IGT IV ini.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi www.indonesiangolftour.com atau hubungi ika.woro@obgolf.co.id.

LEAVE A REPLY